Home » » Tips Memotret Bawah Air

Tips Memotret Bawah Air

Written By Unknown on Sunday, November 2, 2014 | 2:10 AM

Tips Memotret Bawah Air


Mengabadikan momen dan keindahan bawah laut menjadi suatu keharusan saat sedang liburan snorkeling maupun diving. Apa saja to yang kudu kita diperhatikan saat memotret dibawah laut ?
Berdasarkan artikel dari beberapa sumber online, Jogjakamera.com  akan mencaoba memberikan tips beberapa hal yang bisa menjadikan foto bawah laut kalian terlihat menarik saat dipamerkan keteman atau sudaramu.
Berikut tips memotret bawah laut agar terlihat menarik dan bagus untuk teman Jogjakamera.com :

1. Memilih kamera bawah air
Beberapa produsen kamera saat ini mengeluarkan kamera yang bisa difungsikan untuk pemotretan dibawah air. Dilengkapi dengan fitur tahan air hingga kedalaman 15 meter,  aneka pilihan mode pemotretan bawah air, penggunaan flash eksternal, hingga fasilitas super macro mode. Produsen kamera seperti Panasonicmengeluarkan Lumix DMC-5, Olympus mengeluarkan Though TG-2, Canon dengan kamera saku andalannya Powershot D20, ataupun produsen kamera seperti Nikon yang mengeluarkan kamera AW100. Atau juga bisa sewa GoPro hero 3+ black edition yang saat ini sedang naik daun. Pilih kamera yang paling cocok dan buat kamu.

2. Cermat menggunakan fitur bawah air
Memotret dibawah air berbeda dengan memotret didaratan. Intensitas cahaya akan berdampak terhadap white balance yang dibaca oleh kamera sehingga mempengaruhi foto yang dihasilkan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, produsen kamera memberikan fitur yang membantu para pengguna untuk menghasilkan foto yang menarik saat memotret dibawah air. Seperti kamera yang Jogjakamera.com  gunakan, terdapat mode beach & snorkeling untuk mengambil foto dipermukaan air hingga kedalaman 3 meter. Selain itu mode underwater bisa digunakan hingga kedalaman 15 meter. Masing-masing fitur ini tentu saja akan sangat baik digunakan saat memotret dibawah air.  

3. Mengaktifkan fungsi flash
Penggunaan fitur flash cocok digunakan untuk mengambil objek foto seperti terumbu karang maupun binatang kecil. Flash membantu mengeluarkan warna dan kecerahan pada objek foto bawah laut.
Penggunaan fitur flash juga harus diperhatikan saat mengambil objek yang jaraknya cukup jauh dari kamera. Dibawah laut banyak plankton kecil kasat mata, saat memotret dengan objek yang agak jauh dari kamera maka plankton yang lebih dekat dari objek foto akan terkena cahaya flash dan menimbulkan bintik putih pada foto yang kita hasilkan.

4. Jeli
Banyak hal yang menarik untuk diabadikan dibawah laut seperti mengabadikan gerombolan ikan, terumbu karang, maupun hewan-hewan kecil yang sangat menarik. Yang harus kita lakukan adalah jeli mencari objek yang menarik untuk diabadikan.  Pada saat menyelam di Raja Ampat Jogjakamera.com  menemukan momen berhraga menyaksikan perkawinan Nudibranch diatas pasir, juga bertemu hiu karpet Wobbegong yang berntuknya menyerupai batu.


5. Komposisi
Meskipun berada didalam laut, tentu kita tidak boleh melupakan komposisi foto. Karena dengan komposisi yang baik, kita bisa menghasilkan foto yang menarik. Berkreasi dengan komposisi seperti memanfaatkan terumbu karang sebagai foreground dengar latar gerombolan ikan, atau memanfaatkan celah diterumbu karang sebagai framing foto. 

sumber : www.ranselkosong.com

0 comments :

Post a Comment

BANTULKAMERA JALAN_WONOSARI

BANTULKAMERA DONGKELAN_JLN.BANTUL

Blog Archive